Diskusi Keterbukaan Informasi di Darul , Pers Dukung Tata Kelola Pemerintahan Gampong


BANDARKHALIFAHNEWS | Aceh Timur – Sebanyak 45 kepala desa, insan pers, dan tokoh masyarakat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertema "Mendorong Keterbukaan Informasi Publik & Akselerasi Pembangunan Gampong di Aceh Timur". Acara ini berlangsung di lantai dua Café Keutapang, Kecamatan Darul Aman, pada Kamis, 27 Maret 2025.

FGD ini dipandu oleh Farhan sebagai moderator dengan Masri S.P. sebagai koordinator kabupaten. Hadir pula sejumlah pejabat dan tokoh, di antaranya:

Iskandarsyah, SE, M.AP. (Camat Darul Aman), Danramil M. Yusuf, Kapolsek Darul Aman, Iptu Syamsul Bahri, S.H. (diwakili oleh Bapak Roly)

Ketua APDESI Aceh Timur, Syamsuar, S.E.

DPK APDESI Kecamatan Darul Aman, Armia

Ilham Zulfikar S.H, narasumber dari media televisi (TV One)

Ketua JWI Aceh Timur, Hendrika Saputra

Kordinator kecamatan darul Aman jack info aceh Timur

Rekan media yang bertugas di Darul Aman. 

Dan penutup doa oleh tgk Bukhari

FGD Perkuat Sinergi Pers dan Pemerintah Gampong

Dalam sambutannya, Camat Darul Aman, Iskandarsyah, SE, M.AP., menyatakan bahwa FGD ini bertujuan memperkuat sinergi antara insan pers dan pemerintah gampong. Ia berharap keterbukaan informasi publik dapat menjadi pilar utama dalam pembangunan desa.

"Dengan keterbukaan informasi, masyarakat bisa mengetahui program pembangunan yang dijalankan pemerintah. Sinergi dengan media akan membantu penyebarluasan informasi yang transparan dan akurat," ujar Iskandarsyah.

Lebih lanjut, ia mengajak media untuk terus bekerja sama dan menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah. "Kita bisa ngopi morning di lain waktu untuk terus membangun koordinasi yang lebih baik," tambahnya.

Sementara itu, Ketua APDESI Aceh Timur, Syamsuar, S.E., menyampaikan bahwa ini adalah FGD kecamatan yang ke-11 yang telah dilaksanakan di berbagai kecamatan. Ia menegaskan pentingnya diskusi ini dalam mencari solusi atas permasalahan di desa.

"Besok, Kecamatan Pante Bidari akan menjadi lokasi terakhir menjelang idul Fitri dengan partisipasi 25 desa. Semoga diskusi ini memberikan manfaat bagi pembangunan desa serta memperkuat komunikasi antara pemerintah gampong dan media," ungkapnya.

Pers Berperan dalam Transparansi Informasi

Sebagai narasumber, Ilham Zulfikar S.H dari TV One menjelaskan peran media dalam keterbukaan informasi publik. Menurutnya, pers memiliki tanggung jawab menyampaikan berita secara akurat, berimbang, dan objektif.

"Media berfungsi sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan keterbukaan informasi, masyarakat dapat lebih memahami kebijakan yang dibuat pemerintah, sekaligus menjadi pengawas dalam pelaksanaannya," jelas Ilham.

Diskusi ini juga mendapat dukungan dari Ketua JWI Aceh Timur, Hendrika Saputra, yang menegaskan pentingnya kolaborasi media dan pemerintah dalam memajukan daerah.

Kesimpulan dan Harapan

FGD ini menghasilkan kesepakatan untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik dan memperkuat koordinasi antara media serta pemerintah gampong. Diharapkan, kerja sama ini dapat membantu percepatan pembangunan desa yang lebih transparan dan akuntabel.

Dengan adanya diskusi ini, pemerintah kecamatan dan desa semakin memahami pentingnya komunikasi dengan media sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi pembangunan yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Post a Comment

0 Comments

Terkini

Close Menu